Teknologi tepat guna

Ditulis oleh Super User.

tumangTeknologi tepat guna adalah ada sebuah gerakan idelogis (termasuk manifestasinya) yang awalnya diartikulasikan sebagai intermediate technology oleh seorang ekonom bernama Dr Ernst Friedrich "Fritz" Schumacher dalam karyanya yang berpengaruh, Small is Beautifull Walaupun nuansa pemahaman dari teknologi tepat guna sangat beragam di antara banyak bidang ilmu dan penerapannya, teknologi tepat guna umumnya dikenal sebagai pilihan teknologi beserta aplikasinya yang mempunyai karakteristik terdesentralisasi, berskala relatif kecil, padat karya, hemat energi, dan terkait erat dengan kondisi lokal Secara umum, dapat dikatakan bahwa teknologi tepat guna adalahteknologi yang dirancang bagi suatu masyarakat tertentu agar dapat disesuaikan dengan aspek-aspek lingkungan, keetisan, kebudayaan, sosial, politik, dan ekonomi masyarakat yang bersangkutan Dari tujuan yang dikehendaki, teknologi tepat guna haruslah menerapkan metode yang hemat sumber daya, mudah dirawat, dan berdampak polutif seminimal mungkin dibandingkan dengan teknologi arus utama, yang pada umumnya beremisi banyak limbah dan mencemari lingkungan Baik Schumacher maupun banyak pendukung teknologi tepat guna pada masa modern juga menekankan bahwa teknologi tepat guna adalah teknologi yang berbasiskan pada manusia penggunanya

Teknologi tepat guna paling sering didiskusikan dalam hubungannya dengan pembangunan ekonomi dan sebagai sebuah alternatif dari proses transfer teknologi padat modal dari negara-negara industri maju ke negara-negara berkembang Namun, gerakan teknologi tepat guna dapat ditemukan baik di negara maju dan negara berkembang Di negara maju, gerakan teknologi tepat guna muncul menyusul krisis energi tahun 1970 dan berfokus terutama pada isu-isu lingkungan dan keberlanjutan (sustainability) Di samping itu, istilah teknologi tepat guna di negara maju memiliki arti yang berlainan, seringkali merujuk pada teknik atau rekayasa yang berpandangan istimewa terhadap ranting-ranting sosial dan lingkungan Secara luas, istilah teknologi tepat guna biasanya diterapkan untuk menjelaskan teknologi sederhana yang dianggap cocok bagi negara-negara berkembang atau kawasan perdesaan yang kurang berkembang di negara-negara industri maju Seperti dijelaskan di atas, bentuk dari "teknologi tepat guna" ini biasanya lebih bercirikan solusi "padat karya" daripada "padat modal" Pada pelaksanaannya, teknologi tepat guna seringkali dijelaskan sebagai penggunaan teknologi paling sederhana yang dapat mencapai tujuan yang diinginkan secara efektif di suatu tempat tertentu

Pompa air sepeda

Ditulis oleh Super User.

pompaPermasalahan sulitnya pengairan kolam dan tambak kini mulai terjawab. Tak hanya lebih murah dari sisi biaya pengadaan, pompa air tenaga sepeda motor ini bahkan bisa dibongkar-pasang. Memiliki lahan tambak atau kolam yang jauh dari jalan raya dan jaringan listrik menjadi masalah tersendiri bagi pembudidaya. Pasalnya, instalasi pompa air untuk urusan pasokan dan pengurasan air membutuhkan listrik. Dibutuhkan pemasangan instalasi listrik jauh hingga ke dalam area kolam dan tambak. Tentu saja, urusannya terkait dengan biaya pemasangan yang ikut membengkak. Menyiasati kesulitan listrik, pengadaan mesin diesel menjadi alternatif. Sayangnya, biaya pengadaan mesin diesel tidak murah. Belum lagi urusan pengadaan bahan bakar yang membutuhkan ruang penyimpanan tersendiri. Sewa mesin diesel pun menjadi solusi. Lagi-lagi kendala muncul. Sedikitnya pemilik mesin diesel mengharuskan para pembudidaya harus rela mengantri. Tak hanya itu, ongkos sewa mesin pun menjadi tidak terprediksi, tergantung tarif yang dipatok pemilik mesin diesel.

Solusi dari alat transportasi

Sepeda motor telah menjadi alat transportasi sehari-hari. Dengan kemudahan-kemudahan yang disediakan para penjualnya, sepeda motor telah menjadi barang yang bisa dimiliki oleh kalangan menengah ke bawah sekali pun. Memanfaatkan mobilitas sepeda motor yang mampu mencapai daerah-daerah dengan jalan relatif sempit, juga potensi penggerak mesin yang berputar, dimanfaatkanlah kuda besi tersebut sebagai penggerak mesin pompa air modifikasi. Cara kerja pompa air modifikasi ini cukup sederhana, yaitu memanfaatkan putaran magnet sepeda motor untuk memutar kipas dalam pompa air yang akan menyedot air. Poros atau as kipas pompa air langsung dihubungkan dengan baut magnet sepeda motor. Agar air yang terhisap tidak masuk ke ruang magnet motor, terdapat sekat yang kedap air. Meskipun cara kerjanya tampak sederhana, tetapi alat yang dihasilkan memiliki fungsi yang sangat berarti bagi para petani dan pembudidaya ikan. Tak heran jika sebuah perusahaan alat motor di Surabaya, Fuboru, memproduksi pompa air modifikasi dengan penggerak sepeda motor ini secara masal.
Spesifikasi pompa air tenaga sepeda motor ini dibuat dengan menggunakan sepeda motor sebagai alat penggeraknya. Ukuran inlet 2 inchi dan outlet-nya juga 2 inchi. Pada kondisi RPM stasioner atau gigi netral, debit air yang dihasilkan sebesar 2,6 liter per detik. Daya hisap vertikalnya mencapai kedalaman 8 meter.
Dengan harga relatif murah, berkisar Rp 600.000—800.000, pompa air modifikasi berbahan plastik ini memiliki segudang keunggulan. Dengan bobot berkisar 1,6 kilogram dan diameter berkisar 30 cm, pompa air ini mudah dibawa ke daerah yang tidak terjangkau oleh transportasi berbadan lebar, misalnya mobil. Jenis sepeda motor yang digunakan pun yang umum dipakai kebanyakan orang.

Pak No, misalnya. Warga Ketapang Probolinggo telah mencoba mesin pompa air tenaga sepeda motor ini selama tiga hari untuk sepeda motor Honda Astrea dan Yamaha Jupiter. Menurutnya tidak ada masalah sama sekali.

Harga murah, instalasi mudah

Pompa air tenaga sepeda motor yang sudah banyak beredar ini cukup mudah dalam instalasinya. Sebelum memasang pompa air pada mesin sepeda motor, perlu disiapkan terlebih dahulu pipa PVC ukuran 2 inchi untuk menyedot air dan pipa spiral berukuran sama. Penggunaan selang plastik spiral yang lentur atau fleksibel akan memudahkan instalasi.
Pada bagian ujung pipa PVC yang dimasukkan ke dalam sumber air dipasang filter air. Sementara pada ujung pipa spiral di pasang baut konektor yang akan digunakan untuk menghubungkan selang spiral dengan mesin pompa.
Langkah selanjutnya, buka penutup badan magnet pada sepeda motor yang biasanya terletak di sisi kiri. Pada lubang dipasang as konektor sesuai jenis sepeda motor yang digunakan. Bisa konektor motor Yamaha atau Honda. Diikuti pemasangan piringan logam sebagai penghubung sepeda motor dengan pompa. Pemasangan harus cukup kencang agar dudukan mesin pompa tidak goyang.
Selanjutnya, pasang pompa. Perhatikan posisi lubang pipa penghubung dengan as konektor agar pas. Kunci dengan baut agar stabil dengan kunci ukuran 10.
Untuk menghindari panasnya mesin sepeda motor, pasang selang kecil yang telah disediakan pabrikan. Masukkan salah satu ujungnya ke lubang outlet pompa, lalu letakkan ujung satunya di atas mesin motor, tempat kisi-kisi angin. Buatkan pengait dari kawat agar posisi ujung selang selalu di atas mesin.
Agar proses penghisapan air lebih cepat, lakukan pemancingan dengan memasukkan air ke dalam pipa dan selang spiral hingga penuh. Kemudian pasang seal ke dalam baut pengencang untuk menghindari kebocoran. Pasang selang spiral ke lubang inlet, lalu kencangkan baut.
Isikan kembali air lewat lubang output hingga penuh, lalu nyalakan mesin motor. Semakin kencang tarikan gas motor, debit air yang keluar juga semakin besar.
Untuk menjaga agar tarikan gas tetap atau stasioner, atur baut pengatur tarikan gas pada kabel gas sepeda motor.
Menurut salah satu distributor pompa air tenaga sepeda motor di Pariaman, Syafril, pemakaian pompa ini tahan 24 jam lebih. Bisa digunakan untuk sepeda motor Honda dan Yamaha 4 tak, dengan tutup magnet pada motor. Untuk satu liter bensin bisa digunakan selama 3,5 jam dalam kondisi starter motor normal.
Tak hanya di Indonesia, model pompa air dengan tenaga sepeda motor ini juga sudah diterapkan di beberapa kawasan, seperti Cina dan Afrika. Tentu saja, dengan modifikasi sesuai jenis sepeda motor yang ada di sana. Dengan semua keunggulan yang dimiliki, pompa ini diharapkan bisa memenuhi solusi kebutuhan pembudidaya terhadap pasokan dan pengurasan air di kolam maupun tambak.
Selama sepeda motor Anda mampu mendaki gunung dan menembus hutan, tak perlu bingung urusan pindah-memindah air. Tentu saja, Anda perlu siapkan tangki bensin cadangan. Jangan sampai asik mengisi air kolam atau tambak, pulangnya Anda jalan kaki

Pompa Ramp

Ditulis oleh Super User.

ramPompa Hidraulik Ram merupakan teknologi tepatguna. Pompa ini dapat memompa air dari tempat yang rendah ke tempat yang tinggi. Pompa Ram adalah pompa hemat energi, karena tidak menggunakan bahan bakar minyak maupun gas dan juga tidak menimbulkan pencemaran, pompa bekerja dengan memanfaatkan tenaga air (palu air). Pompa ini sangat cocok untuk daerah pegunungan atau daerah pedesaan yang berbukit. Salah satu villa di Puncak sudah memanfaatkan pompa ini untuk penyediaan air bersihnya.
Sudah saatnya sekarang kita mengembangkan teknologi tepat guna yang ramah lingkungan, dalam artian tidak mencemari lingkungan, dan ini sangat cocok untuk negara kita. Sebagai negara agraris kita harus dapat swasembada pangan dan tidak harus mengorbankan lingkungan. Teknologi tepat guna yang dimaksud adalah teknologi sederhana, murah dan dapat berfungsi dengan baik.

Teknologi tepat guna sebenarnya dapat digali dari masyarakat kita yang mempunyai budaya yang sedemikian majemuknya. Indonesia yang berada pada garis khatulistiwa, masalah air cukup melimpah tetapi kadang-kadang masih ada saudara kita yang tidak dapat menikmati air dengan tenang karena sumber air berada pada lokasi yang relatif lebih rendah dari lingkungan pemukiman mereka.
Dengan memperhatikan kebutuhan masyarakat terutama didaerah-daerah yang berbukit dan sulit untuk mengambil air karena lokasi sumber air yang relatif lebih rendah. Hal ini dapat ditolong dengan pompa ram jika kondisi topografinya mendukung. Pompa ram adalah pompa dengan memanfaatkan tumbukan air untuk menaikan air.
Pelatihan pembuatan Pompa Ram ini bertujuan untuk memasyarakatkan Pompa Ram yang dapat dimanfaatkan dalam berbagai kebutuhan antara lain untuk penyediaan air bersih, untuk perikanan maupun untuk pertanian. Program ini bermanfaat untuk membantu masyarakat agar bisa memenuhi penyediaan air kebutuhan rumah tangga dan mengenalkan teknologi tepat guna ramah lingkungan.

BioGas

Ditulis oleh Super User.

BiogasDi negara-negara Eropa seperti Inggris, Jerman, Swedia, serta Finlandia, pemanfaatan biogas dan biomassa sebagai salah satu sumber utama energi terbarukan bukanlah hal yang mengherankan. Seperti dikutip dari laman ec.europa.eu, biogas dan biomassa bahkan telah mengambil peran sebesar 65% dalam kategori sumber energi terbarukan pada tahun 2014. Pemanfaatan biogas ini tidak hanya untuk keperluan memasak rumah tangga seperti yang telah dilakukan di Indonesia, tetapi juga untuk kebutuhan penghangat ruangan, bahan bakar kendaraan, pembangkit listrik dan bahkan disalurkan melalui jaringan pipa gas alam.
Komposisi produksi energi terbarukan di Eropa pada tahun 2014.
Untuk dapat memanfaatkan biogas secara optimal seperti yang dilakukan oleh negara-negara Eropa tersebut, biogas yang dihasilkan dari biodigester harus dilakukan peningkatan kualitas (upgrading) gas terlebih dahulu agar diperoleh biogas dengan kandungan gas metana lebih dari 95%, terutama jika biogas tersebut dimanfaatkan untuk bahan bakar kendaraan atau akan dimasukkan ke jaringan pipa gas alam. Peningkatan kualitas biogas ini terkadang juga disebut sebagai proses pemurnian (purification). Biogas yang akan dimasukkan ke jaringan pipa gas alam ataupun untuk kebutuhan lainnya setidaknya harus memenuhi tiga syarat berikut:
Tinggi kandungan metana, karena semakin tinggi kandungan metana, maka nilai kalor biogas akan semakin tinggi.
Rendah kandungan hidrogen sulfida, karena belerang dapat menyebabkan karat pada sistem perpipaan atau pada sistem generator listrik.
Rendah kandungan karbondioksida, karena kandungan karbondioksida menurunkan nilai kalor biogas.
Mengapa biogas harus ditingkatkan kualitasnya? Dan bagaimana caranya?
Biogas mentah yang dihasilkan dari biodigester merupakan gas hasil fermentasi bakteri yang memiliki komposisi metana (CH4), karbondioksida (CO2), hidrogen sulfida (H2S), uap air, serta berbagai macam gas lainnya. Gas selain metana yang ada pada biogas mentah tersebut justru dapat merusak sistem pembakaran jika langsung digunakan. Gas hidrogen sulfida, misalnya, dapat menyebabkan karat pada sistem pipa gas jika ia tidak dibuang sementara gas karbondioksida, uap air, dan gas lainnya menyebabkan nilai kalor dari pembakaran biogas menjadi rendah. Oleh karena itu, gas-gas selain metana sering disebut sebagai gas pengotor (impurities) di dalam biogas.
Gas-gas pengotor tersebut dapat dikurangi menggunakan beberapa metode, salah satu diantaranya adalah metode scrubbing yaitu dengan melewatkan biogas pada adsorbent atau material yang dapat menyerap gas pengotor tersebut. Gas karbondioksida dan hidrogen sulfida dapat dikurangi menggunakan metode water scrubbing. Gas hidrogen sulfida juga dapat diatasi menggunakan adsorbent berupa karbon aktif, yaitu karbon yang memiliki permukaan sangat luas sehingga dapat menyerap gas lebih banyak. Proses pembersihan biogas dari hidrogen sulfida ini juga terkadang disebut sebagai proses desulfurisasi. Sementara itu, kelembaban biogas yang berkaitan dengan kandungan air di dalam biogas dapat diatasi dengan menggunakan gel silika.
Biasanya, proses pemurnian biogas ini mengikuti alur berikut:
Setelah diperoleh biogas dengan kandungan metana di atas 95% (atau sesuai dengan standar gas alam masing-masing negara) maka biogas telah siap untuk didistribusikan melalui jaringan pipa gas negara ataupun untuk pemanfaatan lainnya. Perlu dicatat bahwa jika biogas hasil olahan ini akan didistribusikan bersama gas alam melalui jaringan pipa gas, biogas hasil olahan tersebut harus diberi bau atau dilakukan odorisasi agar jika terjadi kebocoran pada pipa gas maka dapat dideteksi dengan mudah. Namun jika langsung digunakan untuk bahan bakar generator pada pembangkit listrik atau pada kendaraan bermotor, biogas tidak perlu diberi bau dan bisa langsung digunakan.
Lalu bagaimana metode yang digunakan untuk mengubah biogas menjadi listrik?
Ada beberapa metode yang dapat digunakan untuk mengubah biogas menjadi listrik.
Biogas dapat digunakan secara langsung untuk memanaskan air dan menghasilkan uap bertekanan. Uap air yang bertekanan tinggi ini kemudian digunakan untuk menggerakkan generator turbin yang kemudian menghasilkan listrik, seperti sistem pembangkit listrik konvensional yang biasa digunakan.
Biogas dapat digunakan secara langsung untuk menggerakkan motor stirling. Kelebihan dari metode ini adalah biogas yang digunakan tidak harus dimurnikan terlebih dahulu karena motor stirling menggunakan sistem pembakaran eksternal (yaitu proses pembakaran dilakukan di luar sistem mesin) namun metode ini memiliki kelemahan pada efisiensinya yang rendah.
Biogas digunakan sebagai bahan bakar pada generator yang menggunakan BBM sebagai bahan bakarnya, baik diesel maupun bensin. Untuk metode ini, generator dapat menggunakan biogas murni maupun menggunakan sistem hibrid bersama dengan solar ataupun bensin.
Diantara ketiga metode di atas, metode ketiga adalah yang paling banyak digunakan. Hal ini karena metode ini memungkinkan hibridisasi dengan bahan bakar lain dan memiliki efisiensi yang paling tinggi. Pak Yusmin, salah satu pengguna Biogas Rumah (BIRU), pun menggunakan metode ketiga yang digunakan untuk menggerakkan genset miliknya baik untuk menghasilkan listrik jika terjadi pemadaman listrik maupun untuk menggerakkan mesin pencacah rumput miliknya. Meski demikian, Pak Yusmin tidak melakukan pembersihan gas pengotor terlebih dahulu dan langsung mengalirkan biogas ke genset miliknya. Hal ini menyebabkankan Pak Yusmin harus membersihkan katup saluran bahan bakar pada genset miliknya secara berkala karena adanya kerak akibat kandungan belerang pada biogas.
Untuk dapat memanfaatkan biogas agar dapat digunakan untuk menghasilkan listrik yang terus menerus, maka ukuran biodigesternya pun harus berukuran besar, bergantung pada masukan daya yang dibutuhkan oleh generator yang digunakan. Hal ini diperlukan agar pasokan biogas selalu mencukupi agar generator terus berputar dengan stabil. Dikutip dari majalah Trendsetter Report, agar listrik yang dihasilkan oleh biogas ini memiliki nilai ekonomis, maka biogas yang dihasilkan setidaknya harus lebih dari 700 Nm3/jam, yaitu lebih dari 700 m3/jam jika diukur pada suhu kamar dan tekanan 1 atmosfer.

Mengenal Fedora

fedoraFedora (sebelumnya bernama Fedora Core, kadang-kadang disebut juga dengan Fedora Linux) adalah sebuah distro Linux berbasis RPM dan yum ...

Selengkapnya ...

Mengenal Ubuntu

ubuntuUbuntu merupakan salah satu distribusi Linux yang berbasiskan Debian dan didistribusikan sebagai perangkat lunak bebas.

Selengkapnya ...

Mengenal CentOS

centos1CentOS (Community ENTerprise Operating System) adalah sebuah distribusi linux sebagai bentuk dari usaha untuk menyediakan platform

Selengkapnya ...

Mengenal Debian

debianDebian adalah sistem operasi komputer yang tersusun dari paket-paket perangkat lunak yang dirilis sebagai perangkat lunak bebas dan terbuka

Selengkapnya ...

Wordpress

wordpressWordPress adalah sebuah aplikasi sumber terbuka yang sangat populer digunakan sebagai mesin blog. WordPress dibangun dengan bahasa pemrograman PHP dan basis data MySQL. PHP dan MySQL,

Selengkapnya ...

Joomla

joomlaJoomla! adalah sistem manajemen konten bebas dan terbuka yang ditulis menggunakan PHP dan basisdata MySQL untuk keperluan di internet maupun intranet.

Selengkapnya ...

Drupal

drupalDrupal adalah sebuah perangkat lunak sistem manajemen konten yang bebas dan terbuka yang di distribusikan di bawah lisensi GPL, pengembangan dan perawatannya dilakukan oleh ribuan komunitas

Selengkapnya ...

Persaudaraan kesetaraan serta menumbuhkan semangat kebersamaan untuk mutu kehidupan yang lebih baik

quote